Minggu, 20 September 2020

Berdiri pada 2009, Gojek telah menjadi perusahaan teknologi bernilai USD 10 miliar alias decacorn. Berbagai perusahaan raksasa dan internasional menyuntikkan modal ke perusahaan yang dibangun Nadiem Makarim ini. Sebut saja Astra, Facebook, Amazon, Google, PayPal, dan Tencent.

 

Gojek juga membangun ekosistem bisnis yang membuat perusahaan ini tak lagi berurusan dengan ojek seperti ketika pada awal dibangun. Mereka mengakuisisi perusahaan-perusahaan lain untuk memperkuat imperium bisnisnya. Ditinggal Nadiem yang menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sejak Oktober 2019, Gojek kini dipimpin dua co-CEO, salah satunya Andre Soelistyo.

 

Bagaimana ia memimpin perusahaan di tengah goncangan pandemi saat ini? Ikuti perbincangannya dengan Pemimpin Redaksi Koran Tempo, Budi Setyarso, dalam episode “Strategi Investasi Gojek, Belajar dari Decacorn”.

(Episode ini telah tayang live di media sosial Tempo pada 8 Agustus 2020)