Putri bungsu Gus Dur, Inaya Wahid, hadir di podcast Apa Kata Tempo. Kita ngobrol tentang edisi khusus majalah Tempo "Jalan Pedang Dai Kampung". Menekankan tentang pentingnya memberi panggung yang lebih luas kepada dai-dai penyebar nilai-nilai Islam yang damai, toleran, dan menjunjung kesetaraan gender, jauh dari dakwah radikal.

 

Para dai ini biasanya berada di kampung-kampung, jauh dari ingar-bingar dan sorot media. Mereka tidak hanya mengajarkan agama, tetapi juga memberi solusi atas permasalahan sehari-hari. Mulai dari toleransi beragama, pendidikan formal, pemberdayaan ekonomi, hingga cara menghadapi korban kekerasan seksual. Di episode ini jadi makin seru karena kita juga bahas soal Gus Dur, fenomena hijrah, 'kulkas halal', hingga 'sinetron azab'!