Menteri BUMN Erick Thohir blak-blakan seputar banyaknya nama 'titipan' yang masuk untuk mengisi kursi basah di perusahaan plat perah. Mulai dari partai, relawan, hingga kementerian menyetorkan nama. Tarik menarik penentuan komisaris BUMN ini bahkan memantik perselisihan antara politikus PDIP Adian Napitupulu dengan Menteri Erick Thohir. Pasalnya nama-nama yang diserahkan Adian belum terakomodir oleh Menteri Erick.

 

Perselisihan antara Menteri Erick dan Adian mungkin tidak akan jadi yang terakhir selama paradigma pengelolaan tidak diubah. Sudah saatnya pemerintah mengkaji opsi untuk melepas kepemilikan BUMN ke pasar modal agar dimiliki publik. Dengan begitu, BUMN bisa dikelola lebih transparan dan profesional. Sehingga perlahan bisa mengikis intervensi dan bancakan politik yang menjadikan BUMN sebagai sapi perah semata.