Alat rapid test merek Biozek yang didatangkan Kimia Farma dari Belanda, diragukan akurasinya. Dua riset independen di Inggris dan Spanyol menemukan bahwa klaim akurasi di atas 90 persen atas alat ini ternyata tidak terbukti.

 

Selain itu, penelusuran konsorsium Organized Crime and Corruption Reporting Project yang Tempo juga tergabung di dalamnya, mengungkapkan bahwa rapid test kit Biozek tidak diproduksi di Belanda, melainkan di Cina. Temuan ini menguatkan anggapan bahwa hasil rapid test tidak bisa digunakan sebagai acuan dalam menentukan kurva pandemi Covid-19.