Universitas Negeri Semarang (Unnes) menganugerahkan gelar doktor kehormatan atau doctor honoris causa kepada Nurdin Halid, seorang bekas koruptor. Nurdin dinilai sukses dan berjasa luar biasa di bidang olahraga, termasuk saat menjadi Ketua Umum PSSI. Hal ini tentu bikin banyak orang garuk-garuk kepala, termasuk para mahasiswa Unnes.

 

Saat periode kepemimpinan Nurdin di PSSI, tak ada prestasi besar yang diraih tim nasional sepak bola kita. Dunia sepak bola dipenuhi cerita pengaturan skor hingga tawuran mematikan antar suporter. Nurdin bahkan pernah tersandung lebih dari satu kasus korupsi.

 

Tentunya, pemerintah tidak boleh cuci tangan dan harus bertanggung jawab memperbaiki situasi yang bisa menimbulkan aib dunia pendidikan Indonesia ini. Gelar kehormatan seharusnya dianugerahkan kepada orang-orang yang berkarya luar biasa bagi ilmu pengetahuan dan umat manusia, bukan diobral sembarangan.